Kartu interaktif di atas dimuat via JavaScript. Entri statis di bawah menjamin pustaka tetap terbaca bila JavaScript mati atau saat cetak. Setiap entri mencantumkan nomor sitasi asli PDF, relevansi ke modul, dan angka yang dikutip. R.25 ke atas ditambahkan pada penyegaran data Agu 2026.
R.01 Antaranews 63 desa [2]Reduksi 565.978 ton, Rp1,8 miliar untuk 3.201 KK. Modul 01 dan 06. Buka
R.02 Kompas Keliki 28 kWp [3]8 titik PV, 1.200 KK, 37.750 kg, TPS3R eco-village. Modul 02 dan D.01. Buka
R.03 IJINS Bondan HEOP [6]15 kincir + 24 panel, 78 KK, Rp25.000 iuran. Modul 02 dan D.02. Buka
R.04 InvestorTrust Kalijaran dan Kutawaru [7]Kalijaran Rp45 jt hemat + Rp220 jt omzet. Kutawaru Rp958 jt + 17,84 ton. Modul 03. Buka
R.05 RRI ekonomi surya pesisir [8]Konfirmasi Kutawaru dan Kalijaran plus peran kelompok tani dan nelayan. Modul 03. Buka
R.06 Desapedia kemandirian desa [9]Kerangka kemandirian energi perdesaan dan BUMDes. Modul 03 dan 04. Buka
R.07 Suryaqua teknologi EBT [10]CAPEX PLTS Rp10 - 50 jt, PLTMH Rp15 - 25 jt per kW, CF tiap teknologi. Modul 02. Buka
R.08 Kompas EBT untuk desa [11]Tipologi desa vs teknologi (pesisir, bukit, peternakan). Modul 02. Buka
R.09 Warta UMS monitoring [12][15]IoT PLTMH Tangsijaya kurangi inspeksi manual. Modul 02 dan 07. Buka
R.10 TSU pusat informasi [13]Microgrid dan smart load shedding untuk puskesmas. Modul 07 dan D.02. Buka
R.11 UNRAM Argamukti plus 20 persen [14]Telemetri ESP32 naikkan efisiensi 20 persen + latih warga. Modul 07. Buka
R.12 JTE smart meter [16]Monitoring jaga BEP dan cegah overconsumption. Modul 07. Buka
R.13 Jasintek Mukti Sari 93,24 [17]Biogas sapi, kemandirian RT, skor sangat baik. Modul 06 D.05. Buka
R.14 Scribd iklim + efisiensi [1][18]Potensi 3.686 GW, IoT + ML plus 30 persen, diesel minus 42 persen. Modul 01. Buka
R.15 Bisnis dan EaaS [19][20][21][22]Ebook wirausaha, UGM BMC, Omong-omong EaaS, Agrifo BUMDes. Modul 03 dan D.04.
R.16 ESG dan SROI [23][24][25][39]Foundation 1,81 - 1,98, Persero flagship 5,5, SII 1:10,08 dan 1:2,25. Modul 05.
R.17 Sosial [26][31][32]Unsoed pentahelix, Manhaj resolusi konflik, Neliti engagement. Modul 04 dan D.06.
R.18 Gender [33][34][35][36][37]Japendi 3T, RAN-GPI 40 persen, Humanis GESI, PV off-grid, SMERU inklusif. Modul 04.
R.19 Regulasi [4][5][28][29][30][38]Suar transisi, IESR RUEN, Katadata 2060, Antara karbon, ESDM EBET, Kontan bauran. Modul 04 dan D.07.
R.20 Peta jalan [44][45][46][47][48]SlideShare PLTMH, TII trilema, Tegas 2060, Suar NZE, model off-grid. Modul 01 dan 04.
R.21 Rumah Energi BUMDes [27]BUMDes dan koperasi penggerak EBT inklusif gender. Modul 03. Buka
R.22 Poster FGD 4 jpg resmidata (1) - (4).jpg: perilaku FGD, kesiapan, perspektif, journey. Modul 08 galeri.
R.23 Laporan 4E dan dekarbonisasi [data (3).pdf]Infografis 5 halaman 4E dan indikator keberlanjutan. Modul 01.
R.24 Kompilasi kuantitatif [data (2).pdf]10 halaman: 269 desa, 1,09 juta ton, LCOE, ABCD, SROI, 7 desa. Modul 11 - 14.
R.25 Bauran EBT 17,89 persen Apr 2026 (ESDM via Kontan)Realisasi bauran vs target KEN 19-23 persen. Modul 01 dan 04. Buka
R.26 PLTS 100 GW 80 ribu desa (KDMP, Agu 2026)Diluncurkan di Jembrana; tahap awal 5,3 GW, 30 GW tahun pertama, ±USD 73 miliar. Modul 01 dan 04. Buka
R.27 LCOE surya BESS vs diesel (Fabby Tumiwa, IESR)0,12-0,15 USD per kWh melawan diesel 0,20-0,40 USD per kWh; alasan ekonomi DEB. Modul 03 dan D.03.
R.28 Local hero 128 bersertifikat (Agu 2026)Efisiensi Rp173.424.293 dari 24 proyek DEB SOBI (18 surya, 1 biogas, 5 hybrid), 418 ton CO per tahun; 21 tambahan sertifikasi. Modul 05 dan 06.
R.29 RUPTL 2025-2034 bauran EBT 34,3 persen (PLN)Target EBT 2034 sebagai konteks grid nasional terhadap off-grid DEB. Modul 01 dan 04.
R.30 Peringatan manajemen desa (Alvin Putra, IESR)Kebijakan 100 GW perlu integrasi ke ekonomi desa: kuota rooftop, PBJT, Perpres. Modul 09 dan D.07.
R.31 Bauran EBT terkoreksi 17 persen Q2 2026 (ESDM via Antara/Katadata)Komposisi FAME 5,2 persen, panas bumi 2,2 persen, surya 0,5 persen; target Renstra 17-21 persen; RUPTL 34,3 persen pada 2034. Modul 01 dan 04. Buka
R.32 Peluncuran resmi PLTS 100 GWp (Setkab, 25 Agu 2026)Target 100 GW dalam 3 tahun, tender tahap pertama 30 GW, 80 GW via 80 ribu desa KDMP. Modul 01. Buka
R.33 Pertamina targetkan 332 DEB akhir 2026 (Detik Finance, 27 Agu 2026)269 desa berjalan menuju target 332; jangkauan pangan, wisata, dan pesisir. Modul 01 dan 06. Buka
R.34 Lisdes 10.068 lokasi, realisasi 1.516 (Bakom via Liputan6, Sep 2026)Kepmen 316/2025, kebutuhan Rp61,65 triliun (APBN 2025-2029), skema 4.602 pembangkit off-grid total 508 MW. Modul 04. Buka